Posted by: husni on: Maret 30, 2008
Sebagian menyebutnya Lab.Geotipu, sebagian lagi menyebutnya Lab.Geopram (Geofisika KePramukaan bukan dekat Permukaan seperti yang diajarkan Pak Untoro).Itulah sebutan buat sebuah bangunan kecil di dekat gedung BRT ITB yang dijadikan markas oleh beberapa orang mahasiswa (sebenarnya sih semua) Geofisika ITB 2005 dalam mengatur strategi menghadapi kerasnya kehidupan kampus gajah ini.Dikatakan Geotipu, karena di sinilah sebagian orang (kalo ini memang bener-bener sebagian..kecil) yang sedang desperate karena deadline laporan melakukan manipulasi data atau bahkan manipulasi laporan.Tapi apapun namanya, Geopram atau Geotipu, semua orang sepakat bahwa ini adalah semacam illegitimate major (baca : jurusan tidak resmi) yang dipimpin oleh seorang Kepala Jurusan (tak resmi juga) bernama Muhammad Kurniawan Alfadli.
Fasilitas ada di sini.Bahkan mungkin lebih lengkap dari lab-lab lain yang legitimate.Ada golf (baru jadi nih..), lempar2 panah ke dinding (ga tau nama resminya), internet, sand sack (buat latihan tinju),sepeda, cock dan racket buat badminton, kamar berikut kasurnya, petrel, HRS, IP2win versi asli, RES2D inv, RES2Dmod, Global Mapper dan berbagai software geologi serta geofisika yang lainnya.
Di balik segala kekurangan di dalamnya, Geotipu sebenarnya adalah sebuah organisasi,Sebuahh organisasi yang dibangun atas dasar pertemanan.Saya teringat perkatan pak Palgunadi Setyawan, mantan MWA ITB, Vice President Astra Intl, organisasi yang baik adalah organisasi yang dibangun atas dasar pertemanan.Sebuah ikatan yang lebih dari sekedar mengharapkan materi dari orang-orang yang memang kesamaan visinya sudah terbentuk jauh sebelum oraganisasi yang resmi itu ada.Geotipu punya potensi itu.
Di Geotipu banyak orang yang signifikan, artinya kesuksesan begi mereka adalah ketika mereka berhasil membuat orng lain juga sukses bersama – sama.Tidak ada rasa persaingan yang tidak sehat atau saling menjatuhkan.Semuanya belajar bersama, diskusi bersama, gak ngerti bersama, nilai ujian jelek bersama.
Satu hal yang mungkin perlu diperbaiki adalah masalah visi.Kita selalu punya visi yang jelas, tapi mungkin bukan visi yang benar.Pertemanan harus kita jadikan instrumen kebermanfaatan kita bagi dunia.Indonesia khususnya.Mungkin kita sekarang berkumpul kalau hanya ada tugas saja, tapi bukan tidak mungkin kalau di masa depan kita berkumpul bersama untuk membahas strategi eksplorasi geofisika mana yang paling cocok untuk diterapkan di lapangan gas Natuna D-apha.Kita harus punya visi jangka panjang, kawan.Kita perlu sadar kalau kita punya banyak alat untuk maju.Hanya tinggal kita bergerak meraih masa depan.Kata orang Arab, Al-Harakatu Barakah, An-Naumu nadamah, artinya Bergerak itu adalah berkah, tidur itu adalah penyesalan.Mari kita sama- sama bergerak, berbuat sesuatu untuk dunia.
Maret 31, 2008 pada 3:48 am
Saya rasa ini adalah tulisan pertama saudara Husni ttg keberadaan dan ke exist-an jurusan geotipu kita yang tercinta ini…
Saya sangat senang membaca tulisan yang secara tdk langsung menyinggung ttg persahabatan dan kerjasama antar anak2 geofisika 2005 yang tergabung dalam jurusan ini..
Terimakasih kpd saudara Husni yang baik…
Bye…bye..
-Kajur Geotipu-